Anda membutuhkan Windows XP atau Vista untuk dapat menggunakannya. Kameranya memiliki internal memory sebesar 4GB, yang cukup untuk menyimpan video dengan durasi sampai 4 jam (dalam bentuk file avi dengan resolusi 352 x 288 pixel). Thanko mengklaim bahwa pengguna dapat merekam video secara terus menerus selama 7 sampai 30 menit. Dan baterainya membutuhkan waktu 2 jam untuk diisi. Di Jepang dasi ini diberikan harga sebesar 130US$. (CrunchGear)
Senin, 24 Agustus 2009
Dasi USB dengan Kamera Mata-mata
Thanko, produsen spesialis produk-produk USB, kali ini menawarkan sebuah dasi yang dilengkapi dengan sebuah kamera mini yang hampir sama sekali tidak terlihat. Dan dasi USB ini juga disertakan dengan sebuah remote control kecil.


Anda membutuhkan Windows XP atau Vista untuk dapat menggunakannya. Kameranya memiliki internal memory sebesar 4GB, yang cukup untuk menyimpan video dengan durasi sampai 4 jam (dalam bentuk file avi dengan resolusi 352 x 288 pixel). Thanko mengklaim bahwa pengguna dapat merekam video secara terus menerus selama 7 sampai 30 menit. Dan baterainya membutuhkan waktu 2 jam untuk diisi. Di Jepang dasi ini diberikan harga sebesar 130US$. (CrunchGear)
Anda membutuhkan Windows XP atau Vista untuk dapat menggunakannya. Kameranya memiliki internal memory sebesar 4GB, yang cukup untuk menyimpan video dengan durasi sampai 4 jam (dalam bentuk file avi dengan resolusi 352 x 288 pixel). Thanko mengklaim bahwa pengguna dapat merekam video secara terus menerus selama 7 sampai 30 menit. Dan baterainya membutuhkan waktu 2 jam untuk diisi. Di Jepang dasi ini diberikan harga sebesar 130US$. (CrunchGear)
Speaker Masa Depan, Tipis dan Fleksibel
Karena itu perangkat ini dinamakan FFL (Flat Flexible Loudspeaker)
Lewat perusahaan Warwick Audio Technologies yang sudah berdiri sejak 2001 dikembangkanlah speaker
tertipis di dunia ini. Salah satu insinyurnya mengatakan bahwa loudspeaker tipis ini sangat ideal untuk dipakai pada ruang publik, karena perangkat ini menyediakan gelombang suara dua dimensi, dimana proyeksi suara yang dihasilkan lebih panjang dibandingkan dengan suara dari speaker konvensional. Sehingga suara yang dihasilkan dari speaker ini menjadi lebih jelas terdengar walaupun ditempatkan di lokasi yang ramai sekalipun.
Sampai saat ini perusahaan Warwick Audio Technologies sedang melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan rekanan (OEM) dan direncanakan produk akan dijual pertama kali ke publik pada tahun ini. Sasaran penggunaan dari speaker FFL ini adalah untuk diaplikasikan pada daerah sekitar transportasi
publik (terminal, stasiun, dll), otomotif, pendidikan, TI, multimedia, arsitektur dan dunia kesehatan.
Teknologi yang sangat menarik bukan? Jadi, jangan kaget jika suatu saat Anda
mendengar suara-suara dari sebuah poster/ papan iklan yang ditempel di
dinding.
Sony ingin Mengalahkan Microsoft Dengan Sistem Motion-Sensing Terbaru
Ketika Microsoft mengumumkan kamera motion-sensing, Project Natal, pada press conference di E3, ini menjadi titik balik bahwa pengembang alat software untuk alat yang diumumkan akan dirilis dalam waktu dekat. Kemudian, dalam interview dengan GameSpot, kepala Microsoft Game Studios, Phil Spencer mengumumkan bahwa alat ini telah dipresentasikan kepada 2 dari sekian banyak pengembang game terbaik--Epic Games (Gears of War 2) dan Bungie Studios (Halo 3:ODST)--yang sedang melakukan uji coba dengan teknologi ini.
Ketika Sony menunjukkan sistem motion-sensing--bedasarkan Playstation Eye, dengan sinar infra merah, dan stik nirkabel--ini merupakan fase awal dari pengembangan. Saat itu juga, Lionhead Studios milik Microsoft telah membuat sebuah program interaktif mood-sensing bernama Milo, Sony memiliki alat yang lebih primitif (tapi tetap mengesankan) di mana objek dimanipulasi dan musuh dihabisi dengan senjata virtual.
Sekarang, usaha Sony untuk mengembangkan sistem motion-sensing akan lebih sulit. Berbicara kepada GameSpot, wakil senior presiden marketing Sony Computer Entertainment America (SCEA), Peter Dille memberitahukan teknologi yang pertama kali ditunjukkan untuk dipatenkan tahun lalu sudah berada di tangan pengembang.\
"Kami sudah sedikit melewati fase penelitian," dia berkata pada GameSpot. "Kami juga mengadakan pembicaraan dengan komunitas pihak ketiga. Alat ini juga sudah berada di pihak tersebut. Mereka mengerjakan hal teknis dan mereka sangat senang."
Langganan:
Postingan (Atom)